Penghargaan Tertinggi Untuk Perempuan
Syaikh DR.’Aidh bin Abdullah al-Qarni
Majalah Tarbawi
Setiap taman mempunyai hembusan angin
hembusan taman dunia adalah kaum perempuan
mereka, saudara kaum laki-laki
ibu para pahlawan
penuh lembut, indah, rahim orang-orang besar
melahirkan para ulama, membesarkan orang-orang tangguh, mendidik para bijak
perempuan…
itu perasa
menyakitinya adalah dosa
memarahinya adalah cela
barangsiapa mencederainya
maka ia tak lagi mempunyai hak mendapat kasihnya
andai engkau berikan untuknya simpanan mahar
kemudian anda mengabdi kepadanya selama satu bulan
lalu ia melihat ada kekeliruan sedikit dari dirimu
ia mungkin akan berkata,
"Aku tak melihat kebaikan apapun dari dirimu"
Perempuan…
di dunia adalah hiasan, keindahan, dan pemberi inspirasi
dia adalah pakaian bagi kaum laki-laki
teman intim dalam kehidupan
ia juga ibu yang sangat kasih
sahabat bagi yang bersedih
lebih baik dari meratap dan menangis
tapi lebih merisaukan dari rasa sakit dan lara
Air susunya adalah makanan yang paling tulus
perlindungan yang diberikannya, benar-benar tulus
air susunya adalah sumber kasih sayangnya
di matanya tersimpan rahasia
di keningnya tersimpan banyak cerita
air susunya menyimpan makna kedermawanan
dalam peluknya ada kasih sayang
rasa laparnya berarti ia tidak lapar seorang diri
ketiadaan perempuan dari kehidupan
adalah kehilangan banyak kebahagiaan
ketersembuyian perempuan dalam pentas dunia
adalah membunuh keindahan
ia adalah rumah bagi rantai keturunan
penghimpun banyak prosa dan seni bahasa
emas tanpa perempuan adalah arang
mutiara tanpa perempuan adalah seonggok kayu
pendapat dan pandangannya
memuat bahasa hati yang bisa Anda baca
Anda mengetahui kadar cintanya
dari perempuan yang ditinggal kekasihnya
dengan perempuan, dipahamilah arti kepergian dan perambungan
pertemuan dan perpisahan
kerugian dan kebingungan
ketidakpedulian dan tuduhan
argumentasi perempuan bisa berakibat pada pembunuhan
hanya kata-kata yang disampaikan padanya
bisa bermakna meminangnya
perkataan perempuan adalah sihir yang halal
kalimat-kalimat dari lisannya mengalir seperti madu
senyumnya lebih lezat daripada anggur
perempuan lebih mampu mneyihir ketimbang Harut dan Marut
di antara perempuan-perempuan
terdapat Khadijah yang menjadi simbol etika
Khadijah mempunyai istana di surga, dari bambu surga
tak ada keributan dan keletihan di sana
di antara perempuan-perempuan
ada Aisyah binti Ash-Siddiq
ia pemilik ilmu, ketelitian, dan kredibilitas
ia disucikan dan suci
ia mempunyai kelembutan yang luar biasa dan keterpujian yang menonjol
di antara perempuan-perempuan
ada Fatimah Al-Batul, binti Rasul
Ibu dari HAsan dan Husain
pemimpin wanita dunia
yang diterima di sisi Rabbul’Alamiin
Perempuan adalah kertas putih
di atasnya laki-laki menulis apa yang ia mau
dari kecintaan dan kebencian
dari kemarahan dan penghinaan
ia adalah taman yang hijau
kebun yang menawan
di dalamnya semua tumbuh-tumbuhan begitu indah dengan segala jenisnya
pisau mereka adalah cinta
yang mampu menyungkurkan orang yang mempunyai pikiran
dan melemahkan orang yang tangguh, bila berhadapan dengannya
orang yang berakal, di sisinya menjadi tak berdaya
Anda melihat seorang laki-laki berkelahi melawan singa
bertempur melawan pasukan bersenjata
tapi orang itu ternyata dikalahkan oleh perempuan !
Anda lihat seorang lelaki sangat hati-hati dan zuhud dalam soal harta
mampu berpuasa dari makan dan minum
tapi orang itu juga ditaklukkan oleh perempuan
Anda lihat seorang laki-laki pemberani bisa tergeletak tak berdaya
dan dikalahkan mampu melawan, jika ia menginginkan perempuan
perempuan…
dalam kebenciannya tidak terlihat jelas
air matanya adalah petunjuk paling nyata bagi orang yang mencintainya
rahasia kekuatannya adalah, justru sebenarnya ia lemah
orang-orang kafir ingin agar perempua bebas berhias dengan fitnahnya
sedangkan Islam menginginkan keterlindungan dan ketertutupan
ketaqwaan dan kebersihan
agar perempuan menajdi bukti keindahan dan penerimaan
orang-orang kafir menginginkan perempuan tampil dengan pakaian menawan
jika laki-lakinya terfitnah oleh dirinya
dan anak-anaknya membangkang padanya
maka generasi keturunannya menjadi sia-sia
Islam ingin agar perempuan terlindungi
dengan benteng yang sungguh mahal
adalah Adam as di surga tanpa teman dan tanpa pendamping
lama berlalu masa itu
dan kesepian membuatnya semakin sulit
maka Allah SWT menciptakan untuknya Hawa
alu terciptalah antara keduanya kebersihan dan kesetiaan
pertemuan yang baik, perlakuan yang baik
laki-laki tanpa perempuan bak sebuah buku tak berjudul
raja tanpa kerajaan
sedangkan perempuan tanpa laki-laki
adalah ibarat padang pasir yang tak bertumbuhan
dan tak ada pepohonan
kebun tanpa bunga dan buah
terima kasih wahai Aminah binti Wahab
engkau telah menghadiahkan kepada kemanusiaan
engkau telah mengajukan pengorbananmu untuk manusia
seorang anak yang memancar kehormatannya
sebagaimana pancaran matahari di waktu Dhuha
dan bulan saat benderang
seorang anak yang mengatakan pada kepercayaan berhala.
"Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya
Jika kalian meletakkan matahari di tangan kananku
dan bulan di tangan kiriku
aku takkan pernah meninggalkan agamaku
sampai seluruh desa dan seluruh daratan ini terwarnai oleh agamaku"
perempuan telah memberikan dunia
para pemimpin di masa Khulafaur Rasyidin
mereka mempersembahkan para pahlawan dan para mujahidin
para ahli dunia dan agama
perempuan…
jika baik perilakunya
suci jilbabnya
penuh kasih hatinya
maka rumah akan penuh keridhaan
dan dunia akan menjadi tenteram
rumah tanpa perempuan adalah mihrab tanpa imam
jalanan tanpa petunjuk
andai perempuan tak wujud di dunia
tak ada keturunan dan kelahiran
hanya ada para bujangan
dalam hadits disebutkan,
"Nikahilah perempuan yang kasih sayang dan banyak anak"
rahasianya adalah untuk memperbanyak pasukan
menambah jumlah tentara
dan agar Rasulullah SAW membanggakan jumlah yang banyak di hari Kiamat
di saat perempua melucuti hijab
melepas jilbab
melawan hukum ISlam
keluar dengan liar
katakanlah
"Selamat tinggal kesucian
bagaimana rumah tanpa pintu bisa terpelihara ?
bagaimana istana bisa terlindungi tanpa penjaga ?
air akan dijilat dan diminum oleh anjing
maka, penghuni rumah haruslah menjaga dan melindungi…"